dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Sunday 25 May 2008

CincaLawraLagi

Cinta Laura dipusingin sama Ahmad Dhani, maksudnya belum sempet diurus untuk diorbitkan, gitu... Saat ditanyain sama wartawan sekarang ini kualitas suaranya Cinta seperti apa, Ahmad Dhani menjawab: "Ya, becek-becek gitu lah..." Hoho... sayang sekali, tidak ada download yang bisa diakses untuk suara Cinta saat ngasi contoh lagu daerah ketika dimintain sama wartawan yang wawancara dia. Gini nih ceritanya:

Wartawan: "Terus Cinta ada rencana nyanyi gak?"

CL: "Akyu penghen jadi penyanyih seperci Mulan. Cinta kemaryin syudah nyanyi di dephan Ahmad Dhani, he had listen my voice. Katanya Ahmad Dhani,Cinta tinggal naik panggung aja."

Wartawan:"Boleh dong penonton liat Cinta nyanyi...Siap kan?"

CL: "Boleh...Dengerin ya..."
*tarik nafas*

"So why or a jump you...Jump you go down tell a...So why or a cat em you...Cat em you peace and ga why gell a..."

Wartawan: *bingung* "Lagu apa itu Cinta?!"

CL: "Suwe ora jamu... Bagus kan ?" *tersenyum sumringah*

Wartawan: *what?!?!?!?!?!?!?!?!?!?*

[kaskus.us]

Lama-lama saya ketularan CincawLauraw deh kayaknya hoho... Duuh, jangan sampe kebawa di arena kalo bisa...

Friday 23 May 2008

PKS, senengnyaaah...


Ngutak ngatik ini itu, nemu blog pkswatch... Very interesting... Belon sempat baca sampe abis sih... Tapi, yang lebih menarik lagi, saya nemu video PKS di friendsternya Ustadz Annis Matta . Tak kasi videonya yaak...

Thursday 22 May 2008

Java Transliteration

Kalau Bahasa Indonesia diajarkan di sekolah-sekolah dan universitas di Australia itu biasa ....
tetapi kalau Bahasa Jawa diajarkan di Universitas di Australia itu mungkin luar biasa.
Nah di Flinders Uni ada dosen yang mengajarkan Bahasa Jawa yang tentunya muridnya para bule ....

Yang menarik adalah sistem pengajarannya. Salah satu kegiatan yang mereka lakukan adalah menterjemahkan lagu-lagu Barat (berbahasa Inggris) kedalam bahasa Jawa.

Ini dia karya-karya mereka...


Terjemahan Lagu Boso Jowo (Judulnya aja nih :D)

All out of love (Air Supply):
Katresnan kebablasan


Goodbye (Air Supply):
Minggat


Lost in love (Air Supply):
Wes ora tresno


Making love out of nothing at all (Air Supply):
Gelo (jebule ora dibayar)




Grease (Bee Gees) :
Kinclong


How deep is your love (Bee Gees):
Duwekmu kok jero 'men


I started a joke (Bee Gees):
Wiwit ndagel


In the morning (Bee Gees):
Isuk utuk2


Saturday night fever (Bee Gees):
Meriang ning nekat ngapel


Summertime (jazz) :
Loro Panas


Stayin' alive (Bee Gees) :
Ora iso mati


Words (Bee Gees) :
Nggedebus


More than words (Extreme) :
Nggedebus pol


Highway star (Deep Purple) :
Jago trek-trek'an


Smoke on the water (Deep Purple) :
Umob (album 'Nggodog Wedang')


Soldier of fortune (Deep Purple) :
Prajurit raiso mati


Mama (Genesis) :
Mak'e


Another day in paradise (Phill Collins) :
Suk'mben ing swargo


Againts all odds (Phill Collins):
Ongko Ganep


All night long (Lionel Richie) :
Lek-lek'an(ngebyar)


Still (Lionel Richie) :
Isih (durung entek)


Stuck on you (Lionel Richie) :
Kecanthol


Truly (Lionel Richie) :
Tenan'e


Frozen (Madonna) :
Njendel


Like a virgin (Madonna) :
Ketok'e perawan


Don't cry for me,
Argentina (Madonna) :
Ojo nangis, Sragen


Billy Jean (Michael Jackson) :
Tuku clono Levis


Black & white (Michael Jackson) :
Sebrangan dalan


Killing me softly (Roberta Flack) :
Di-ithik-ithik sak-modar'e


Release me (Engelbert Humperdinck) :
Cul'na aku


My way (Frank Sinatra) :
Sak-karepku


I don't like to sleep alone (Paul Anka) :
Kelon-ana aku


Fragile (Sting) :
Bentet


Hands clean (Alanis Morissette) :
Bar Wisuh


Believe (
Cher) :
Percoyo


I still believe (Brenda K Star) :
Ngengkelan


Shy guy (Diana King) :
Clingus


Wild woman (Michael Learns to Rock) :
Morotuwo


Torn (Natallie Imbruglia) :
Suwek / dedel duel


Don't speak (No Doubt) :
Meneng'a wae

La copa de la via (Ricky Martin) :
Ayo bal-balan


Something stupid (R William & Nicole Kidman):
nggobloki


Kiss me (Sixpence None The Richer) :
Kismis


Viva forever (Spice Girls) :
Ketagihan wedak Viva


Uptown girl (Westlife) :
Wong wedok nggunung


Don't stop me now (Queen) :
Ojo Nggandoli


Bohemian rhapsody (Queen) :
Bu Hemi nge'Rap'


We will rock you (Queen) :
Balang2an watu


Always (Bon Jovi) :
Mesti ngono


Bed of roses (Bon Jovi) :
Peti mati


Alone (Heart) :
Ijen (album 'Kendel tenan')


Self control (Laura Branigan):
Poso


Warrior (Pat Benatar) :
Sepatu basket


The temple of the king (Rainbow) :
Candi


Sailing (Rod Stewart) :
Iseh Eling (ora edan)


Jump (Van Halen) :
Njondil (album 'Kaget')


Almost unreal (Roxette) :
Ora umum


Black magic woman (Santana) :
Mak Lampir


Smooth (Santana) :
Lunyu (album 'Kepleset')


Always somewhere (Scorpion) :
Mblayang wae


Still loving you (Scorpion) :
Ra duwe isin

So young (The Corrs) :
Bocah SD

After all (Al Jarreau) :
Entek2an

Forever young (Alphaville) :
Awet enom

Woman in love (Barbra Streisand) :
Suminten edan

Mandy (Barry Manilow) :
Adus

Suddenly (
Billy Ocean) :
Mak-jegagik / uJUG uJUG

If (Bread) :
Yen

My heart will go on (Celine Dion) :
Loro hepatitis

The prayer (Andrea Bocelli & Celine Dion) :
Mbah Modin

I've never been to me (Charlene) :
Ora pernah kenal Tomi

Hard to say I'm sorry (
Chicago) :
Kisinan

Zombie (Cranberries) :
Gendruwo

Boulevard (Dan Byrd) :
Dalan gede

Lady Valentine (David Gates) :
Putri Solo

Emotion (Destiny's Child) :
Muntab

If we hold on together (Diana Ross) :
Yen Gegandengan tangan

It's you (Dionne W & Stevie W) :
Jebul sliramu

Hotel California (Eagles) :
Losmen Kali Pepe

Big big world (Emilia) :
Donya'ne gedhe banget

In your eyes (George Benson) :
Blobok

Careless whisper (George Michael) :
Seneng rasan2

All I am (Heatwave) :
Serakah

I don't have the heart (James Ingram) :
Rempela thok

Just once (James Ingram) :
Sepisan wae

Beautiful girl (Jose Mari Chan) :
Cah ayu

To all the girls I loved before (Julio Iglesias) :
Kanggo randha-randhaku

Dust in the wind (
Kansas) :
Lesus nggawa bledug

Pretty boy (M2M) :
Banci

Smile again (Manhatan Transfer) :
Ayo ngguyu (Waljinah)

Paint my love (Michael Learns to Rock) :
Nge-cet omahe pacar

I'll be here waiting for you (Richard Marx) :
Dak-cegat nyang kene

Become 1 (Spice Girls) :
Ilang siji

Babe (
Styx) :
Maratuwa (Betawi)

Mermaid (Tatsuro Yamashita) :
Iwak ayu

Lea (Toto) :
Liyo (ora podo)

Just the way you are (Billy Joel) :
Sak-karepmu

Smoke gets in your eyes (jazz) :
Kakehan ngrokok

Long train running (Doobie W) :
Kepancal Sepur

All blues (George Benson) :
Kelunturan (biru kabeh)

O Danny boy (tradisional Irlandia) :
Jebul'e anake Dani!

Blueberry hill (Louis Armstrong):
Gunung Pare


Wednesday 21 May 2008

I am EXTROVERT!



You Are An Extrovert!



You have a ton of friends, perhaps more friends than anyone you know.

Nothing to do on Friday night? No problem for you to find the action.

You're friendly, easy to know, and you seem to get along with almost everyone.

You love to express yourself - and everyone knows a good deal about you.

Whether you're giving your opinion or sharing your dreams, you don't keep anything in.


Nah, jadi sodara-sodara, begitu kata blogthings.com tentang saya. Cocok? Gimana menurut teman-teman? Am I extrovert?

Aksi, untuk reaksi

Kaki saya pegel, jari-jarinya sudah hampir melempar parang keganasan penuh rasa kejam luar biasa untuk dimintai kesempatan beristirahat. Kalau tidak bisa tiduran, paling tidak duduk sambil rekaman di ruangan berAC, tidak masalah. Tapi, hati terdalam saya sama sekali tak peduli dengan celotehan kaki *sejak kapan kaki berceloteh yak?* yang sekarang ini seakan membalaskan dendamnya minta direndam air hangat.

Yah, kemarin riyadoh dapet 2 jam, sodara-sodara. Bayangin aja! Untuk ukuran seorang seperti saya yang amat sangat rajin berolahraga *attention: ini majas hiperbola!* begitu dapet ta'limat riyadoh bersama, dan dengan bersemangat untuk ikut jalan santai dalam rangka milad PKS ke-10 kemaren, yaaah riyadoh itu terasa begitu menyiksa. Tapi, sungguh wajarlah Allah memerintahkan umatNya untuk menjaga keseimbangan dunia akhirat seperti dalam (Q.S 28: 77), yang juga artinya jasmani ruhani, kan? Seger banget deh after riyadoh. Saya seakan menemukan oase di tengah gurun pasir saat itu...

Nah, bicara tentang riyadoh kemaren yang dalam rangka miladnya PKS ke-10, saya berbahagia dengan luar biasa karena seorang sahabat mendapatkan ganjaran untuk keikhlasan kerja yang dilakukannya selama ini. Subhanallah. Firman Allah Q.S 6: 160 terbukti dengan jelas di hadapan mata kepala saya sendiri! Seorang ikhwah di kepengurusan kampus dapet motor Supra Fit doorprizenya acara jalan santai kemarin! Alhamdulillah yaa. Semoga menambah ghirah saudaraku untuk berjuang di jalan Allah, dan bisa memanfaatkan rezeki dari Allah ini dengan jalan yang benar, amien...

Okeh, jadi kita kembali ke inti dari judul tulisan hari ini. Aksi, untuk dapatkan reaksi. Woala, subhanallah deh aksi hari ini. Riyadoh lagi saya hehe. Bayangin! Jalan kaki dari kampus ke Bundaran Untan. Mampu sih mampu sebenarnya. Bener deh, mampu saya jalan kaki. Malah pernah semester 3 lalu saya sengaja jalan kaki sama Fika dan Linda untuk ngeprint tugas dari dosen. Nah, bedanya, kalo waktu semester 3 itu saya dan teman-teman emang masih fit n seger untuk jalan, aksi hari ini situasinya beda... Saat kaki saya udah bengkak meradang, badan keringetan *dih, kesannya gembel bangeeet yak keringetan hehe* dan semua bagian tubuh ciptaan Allah yang tak mudah lepas ini mulai pegel-pegel, tapi hati saya di bagian tepi terkuatnya mendorong saya untuk ikut meramaikan aksi tadi. Saya senang, puas ikut aksi itu walaupun sejujurnya, saya tidak tau pasti untuk tujuan apa aksi tadi dilaksanakan. Tau sih, tapi dah lupa. Selebarannya ga saya bawa pulang.

Sebuah fenomena menarik jika teman-teman adalah orang yang kenal betul dengan saya. Ya, seorang Dinie yang pada jaman dahulu kala sangat mengecam dan sebel tiap liat mahasiswa aksi. "Ngapain sih nih mahasiswa kurang kerjaan!? Demoooo aja mulu!" kurang lebih gitu deh keluhan saya tiap kali ngelewatin bundaran Untan yang penuh sama mahasiswa aksi, bikin jalan macet. Daaaaan wahai teman-teman, ternyata ucapan memang harus selalu dijaga. Sekarang giliran saya yang suka aksi hoho *eum, dibilang suka banget siy ga juga ya. But I find a wonderful satisfactory every single moment I get involved in that kind of Aksi*. Seandainya ada yang nanya sama saya, ngapain kamu aksi din? Maka saya akan dengan ringan menjawab, "Ya, waktu belajar kimia dulu sih, kalo ada aksi bakalan ada reaksi. Normalnya sih gitu. Kalo ga normal, ya berarti aksi ga bakalan ditindaklanjuti dengan reaksi." Yeay, just 'swallow' the meaning inside the sentence :)

Aksi tadi, saya dapet lagu baru. Maklum, baru 2 kali ikutan aksi hehe. Lagaknya dah kayak orang aksi berkali-kali deh... Anyway, lagu tadi bikin saya mesem-mesem aja, ngeliatin pak polisi sambil bersenandung, "Pak Polisi, Bu Polisi, Senyum Dikit Donk..." hehe senengnya liat mereka senyum, sambil bawa-bawa herder yang sehat wal'afiat lagi. W e w... :o

So far, pengalaman aksi tadi bikin saya makin pengen turun aksi lagi, lagi, dan lagi. Kayaknya agenda aksi untuk bulan-bulan ini lagi banyak-banyaknya nih... Kan BBM mau naik lagi... Waaadoooh, begitu banyak ya hal yang sungguh-sungguh ingin saya tulis. Tapi, tulisan ini aja dah panjang seuler naga. Nanti aja deh. Yang gituan menyusul ya, tunggu tugas kuliah dah pada kelar, selesai lomba debat, kelar ngurusin kegiatan kampus, hehe kok ga abis-abis ya?

Siplah. Sekian. Jazakumullah khairan katsiran buat yang dah betah baca sampe sini.

Thursday 15 May 2008

Please, zap my lips

Saya pernah kerepotan dengan 'kecanggihan' yang melekat pada diri saya. Kecanggihan gimana?

Begini...

My friend told me once that I am very talkative, more than ones she ever found! She said that I am always dominating a conversation. Even, one others (who used to be quite close to me) said that I have no intention to LISTEN. He kept talking, "Dini, you are NOT listening,". Yeah, maybe it made him leave me now. It was a matter, but it is not anymore... and I am not gonna discuss about that. What I am gonna share here is about my 'kecanggihan' itu tadi...

"Dini ni, mulutnye canggih. Ndak pandai diam. Ndak cape keh din ngomong terus?" Begitu komentar Sussi, seorang sahabat, yang saya rasa sudah kese-entah-kian-kalinya berkata begitu setiap momen saya dan Gaby berkumpul di sela tiada dosen, tiada kuliah, dan tiada daya upaya untuk ikut kelas (males maksudnya hehe). Yeah, ada yang bilang saya orangnya mendominasi, saya suka ngomong, banyak omong, cerewet, pengomong, ribut, heboh, semuaaaa deh yang hubungannya sama ngomong. Sampai-sampai, pernah saat ditanya saya hobinya apa, saya jawab siaran! Hehe. Sekarang ga deh kayaknya. Malah cenderung males siaran ah. Lebih suka rekaman. *oke, fokus din, fokus. Be systematic!*

Dulunya, daftar sifat-sifat yang berkaitan sama ngomong dan ga bisa diem itu sempat membuat saya khawatir untuk menjulurkan jilbab seperti yang diperintahkan dalam Q.S 33:59 dan Q.S 24:31 kepada seluruh wanita muslim di dunia. Agak-agak khawatir juga kalau-kalau nanti citra wanita muslimah yang berjilbab jadi berubah gara-gara saya yang seperti ini. Nah, seperti apa sih memangnya saya?

Oke oke. Seperti di awal saya jelaskan, bahwa teman saya mengganggap saya adalah orang yang mendominasi, ga bisa diem, dan lain sebagainya. Tidak salah, memang. Pernah gara-gara ketidakbisadieman saya itu, saya keceplosan ngomongin agenda rutin mingguan di depan sahabat saya. Yea, walopun sahabat, sebaiknya juga ga tau, gitu...


Sampai akhirnya, saya bingung juga dengan masalah saya ini, saya pun qodoyah sama si 'bos'. Katanya, emang susah orang sanguinis, harus ada yang bisa ngontrol. Kalo diri sendiri ga bisa kontrol, maka cobalah minta kontrol dengan sahabat atau teman yang sering sama-sama (jalan bareng) dini. Begitu saran 'bos' waktu itu.

Sanguinis ya? Well, itu artinya sifat sanguinis mendominasi dalam diri saya. Ya, saya memang sanguinis sepertinya. Lihatlah daftar berikut ini:

Karakter SANGUINIS pada umumnya mempunyai:
KEKUATAN:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif / menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

KELEMAHAN:
* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".

Saya pengen sekali mengomentari setiap poin yang ada di character-list sifat sanguinis di atas. Beberapa poin, iya bener. Sedangkan poin lainnya, hehe iya kadang bener juga. Gila, ebad juga si eyang hippocrates bisa nebak sifat saya yak?

Tapi, saya sungguh-sungguh ingin mengonversi (atau mengkonversi sih) beberapa kelemahan itu menjadi sebuah energi positif supaya tidak menjadi penghambat kebangkitan Islam. Yeah, mana tau kaaan, ternyata gara-gara sifat sanguinis saya itu, apa yang seharusnya segera terjadi malah jadi penghambat. Nah, I really don't wanna be the part of the obstacles, as well as I don't wanna be only the spectator of the Golden Back Era of Islam. I wanna be the part of it, and I WILL...

That's why, PLEASE people... Help me vanishing, or if it is too impossible, help me minimizing 'si sanguinitas'....

Nah, what about you? What is (are) your obstacle(s) in facing yourselves?

Monday 12 May 2008

Penasaran, dan ngetes

Gara-gara mampir ke sini akhirnya saya ga tidur deh malem ini :f

Berawal dari link ke sana ke mari, jadilah akhirnya saya bertualang ke negeri maya tersebut. Penasaran banget, pengen blog ini bisa seperti ini dan seperti itu. Nah, ini skarang postingan juga coba-coba doank. Ngetes, bener apa kagak tu yak tips n trik yang dikasi. Mari saya coba publish...


Sunday 11 May 2008

Surat untuk sahabat

Bertandang ke wedonotgoblog.blogspot.com mungkin bukanlah hal prioritas saat nongkrong di internet. Habis-habiskan uang saja baca tulisan Dini, mungkin kalimat itu sempat melewati pikiran teman-teman ya. Di keluarkan atau tidak, k alimat seperti itu, sungguh, sama sekali tidak menyakiti hati saya. Karena kalian adalah sahabat luar biasa, yang malam ini, saat saya buka kembali diary on line saya, saya temukan kembali tulisan pembangkit semangat ini...

Mari kembali ke October 3, 2007

Puasa ke 20, selepas kuliah saya dan teman-teman (yang akhir-akhir ini mendeklarasikan diri secara tidak formal dengan sebutan GABY) memilih untuk menghabiskan waktu dan tenaga dengan bertualang ke Mal. Petualangan yang menarik. Perginya bertujuh, tapi pulangnya sendiri-sendiri. Iya, soalnya kita bawa sepeda motor masing-masing, dan punya keperluan masing-masing yang berbeda pula. Hmmm, memang susah saat wanita-wanita yang sok karir cari waktu yang pas untuk ngumpul sama-sama.

Kaki-kaki yang sebenarnya sudah pegal itu memutuskan untuk masuk ke pusat perbelanjaan berisi pakaian-pakaian dan sepatu. Menuju tempat bernama Matahari Department Store, kami bertujuh pun memulai petualangan. Pola belanja yang macam-macam, bikin saya geleng-geleng kepala. Lamaaaa banget nangkring di stand sepatu, consider buat yang bertali atau yang engga, eeeh akhirnya pilih yang pertama diambil juga. Pyuuuwh. Untung aja beli. Kalo ga jadi beli kan kasian Mbak SPG-nya. Ulah wanita yang lagi kena sindrom ’males pulang ke rumah, pengen belanja’, begitulah dia.

Ternyata, saya dan teman-teman memang bukan tipe orang yang sangat menjunjung tinggi nilai dan azas fashionable. Buktinya, kita semua ngga betah berlama-lama di MDS, melainkan langsung bergerak ke Toko Buku Gramedia. Wah, saya kan kalau udah di toko buku, apalagi kalo di Gramedia, bawaannya jadi males keluar Mal. Suka lupa waktu. Baca gratis di Gramedia, duduk di lantai lesehan udah kayak di rumah sendiri aja hehe. Kenikmatan yang beda ketika ngelantai (maksudnya duduk di lantai) dengan teman-teman, bisa membaca sambil mengomentari isi buku.

Bersahabat memang indah. Saya merasakan semangat persahabatan lagi hari ini. Sebuah persahabatan yang selalu saja unik. Kadang, cela caci hina di mata orang lain menjadi sebuah guyon tanpa menimbulkan atmosfer yang dapat merusak suasana hati. Kadang, hal-hal kecil yang tak perlu dikomentari menjadi begitu penting untuk dibahas dalam forum ’besar’. Sebuah persahabatan yang sangat menyenangkan. Tidak membuat saya lupa diri, menjaga saya untuk tetap berjalan di jalur yang benar, tanpa keluar dari garis cakrawala.

Sahabat-sahabatku, tetaplah menjadi sahabatku. Dengan identitas kalian masing-masing, tanpa perlu bertukar KTP hehe.


Begitulah, teman-teman... Sadar tidak sadar, ternyata kalian sangat berarti untuk saya sejak lama. Kalian semuanya, tanpa terkecuali. Fika, Linda, Elisa, Mia, Sussi, dan Wardah. Kita memang tidak harus selalu bersama ke mana pun kaki ini melangkah, pun kita nantinya pasti akan terpisah di sebuah batas tak kasat mata. Namun, saat raga ini masih berkesempatan untuk sedikit menggerakkan hati demi sebuah persahabatan dengan landasan kecintaan luar biasa pada Allah SWT dan Rasul SAW, marilah sahabat2ku, rasakanlah indahnya persahabatan kita, pengeratan ukhuwah ini, kelapangan hati untuk saling mengingatkan dan memaafkan. Kalian sungguh sahabat2 yang luar biasa. I do really love you, coz Allah...

Saturday 10 May 2008

Free, More Free time!

Alhamdulillah, betapa senengnya akhirnya bisa ngenet malam-malam sepuas-puasnya... Gratis tis...

Setelah malam itu si akang (kang Dadi yang cool dan susah ditebak) dateng ke rumah, dan menyatakan kepesimisannya untuk pasang internet di rumah *terutama di kamar saya* namun dengan wajah penuh pelasan *wajah memelas, maksudnya* mengajukan statement: "Masa tiap malem saya mesti ke warnet, mas... (Kan ga ahsan seorang seperti saya terlalu sering pulang larut malem, batin saya malam itu). Hoho, mungkin itulah yang bikin si akang jadi berinisiatif untuk menjadikan rumah saya sebagai terminal buat internet di jalur daerah rumah saya, dan saya, dengan limpahan kemudahan dan rejeki dari Allah SWT, bisa nikmati internet gratis ini malam ini hehe... :z

Ini postingan pertama langsung di halaman blog. Biasanya bikin tulisan dulu di rumah, baru nunggu ke kampus buat hotspot-an or ke warnet untuk publish postingan. Nah, sekarang dah bisa ngapa-ngapain sepuasnya. Hehe, maklumlaaaa... ini kali pertama saya ngenet di rumah, gratis pula tanpa perlu mikirin limit segala.

Yak, Alhamdulillah. Allah yang melancarkan semuanya. Semoga ini bisa menjadi jalan bagi saya untuk semakin mudah melancarkan aktivitas dakwah, aktivitas harian, semua aktivitas yang Insya Allah hanya bermuara pada Allah saja, amien...

Thursday 8 May 2008

Bergerak, tuntaskan perubahan!

Hehe, judulnya seperti slogan Kesatuan *tiiiiiit* Indonesia kaaan? (Maaf, tidak bermaksud untuk merahasiakan organisasi, karena memang sudah merupakan rahasia umum untuk dijadikan rahasia bahwa slogan dari K***I adalah seperti yang tertulis di judul saya tadi). Yea, satu visi, satu fikrah, Insya Allah.

Hmm, saya sejenak mengingat saat pelantikan pengurus ESA FKIP UNTAN periode 2008/2009. Hoho... lagi gak mood nulis waktu itu. Saat saya sedang tidak mood menulis hari itu. Maklumlaah. Menulis, bagi saya adalah sebuah pekerjaan bohemian, pekerjaan seniman.

30 April 2008
Bohemian, mengingatkan saya pada sambutan pak mumu. Gaya kepemimpinan bohemian atau gaya seniman, tidak terencana, just flow and go. Iya, hari ini pengurus ESA dilantik, dan saya menawarkan diri untuk menjadi Sekretaris ESA beberapa waktu lalu. Sebuah langkah bodoh jika saya adalah seorang yang tidak peduli dengan gerak langkah dakwah kampus, namun sebuah cara mulia jika frame pemikiran saya adalah menjadi pengurus untuk ibadah, untuk berdakwah.

Anyway, saya masih merasa benang keikhlasan itu masih transparan. Belum terlalu jelas terlihat karena serentetan keluhan kadang masih saja keluar dari mulut ini. Yeah, semoga suatu hari nanti, saya bisa benar-benar ikhlas (dan semoga rasa ikhlas itu muncul besok) untuk kepentingan kemenangan dan kejayaan Islam. Allahu Akbar.

Bekerjalah untuk ibadah ya, din... Insya Allah, akan berjalan dengan perasaan ringan, tak terasa beban, dan yang pasti pahala dari Allah menanti. Janji Allah itu pasti.


”O you who believe! If you help (in the cause of) Allah, He will help you and make your foothold firm” (Q.S 47: 7)

Sepertinya sekarang surah Muhammad ayat 7 itu menjadi ayat favorit saya saat saya mulai menemukan rasa malas untuk bekerja dengan niat ibadah karena Allah. Ada semangat keajaiban luar biasa yang terbit, pelan tapi pasti, mengakar dalam tubuh ini saat membaca lagi janji Allah dalam surah tersebut.

Betapa menyenangkannya menanti sesuatu yang pasti. Sebuah kepastian dari Allah untuk menolong saya dan orang-orang yang juga berjuang karenaNya, untuk memperteguh kedudukan kita pada esok hari, lusa, sebulan lagi, tahun depan, sampai kapanpun pasti Allah penuhi.

Ketahuilah : Kebangkitan Islam itu pasti.Maka, jadilah bagian dari kebangkitan itu. Masuklah dalam barisan pejuang-pejuang yang rindukan syahid. Jika hari ini engkau masih sekedar menjadi penonton untuk proses kemenangan ini wahai ikhwah, maka saya bermohon, berhentilah menjadi penonton yang menghalangi keindahan proses menuju kebangkitan dan kejayaan Islam. Jika tulangmu masih belum cukup kuat bergerak, maka lemahkan pula keinginanmu untuk meng-aral-kan langkah-langkah para pejuang fisabilillah. Dan jika hatimu tak kunjung juga melembut untuk menerima hidayah Allah, maka bersiaplah menjadi golongan orang yang merugi.

Wallahu’alam.

Tuesday 6 May 2008

When Love Speaks...

"Love is not about finding the right person, but creating the right relationship. It's not how much love you have in the beginning, but how much love you build until the end." (the invitation)

"Happiness isn't always about having what you're dream, but also about appreciating what u have." (anonymous)

"do not marry a person that you know u can live with, only marry someone that u cannot live without." (anonymous)

"Never break 4 things in your life, TRUST, PROMISE, RELATION & HEART. Because when they break, they don't make noise, but pains a lot" (Charles)

Ada yang mau nambahin? Atau kontra sama statements di atas? Please, leave your comment here, then...