Thursday, 30 April 2020
Thursday, 9 April 2020
Daftar Meetings Kelas Miss Dini - Genap 2020
Berikut daftar pertemuan mata kuliah Bahasa Inggris Kelas Miss Dini, Academic Year 2019/2020.
Silakan sesuaikan daftar meeting yang tertera dengan data Anda, yang terdiri dari:
- Stamp Miss Dini di DHK Bahasa Inggris masing-masing.
- Email pemberitahuan score quiz/test
- Email salinan jawaban Anda untuk tugas dalam format writing (Writing Test - Movie Review - Video Review)
Note:
Daftar meetings untuk kelas MIPA Fisika akan dishare melalui koordinator kelas.
Thursday, 27 February 2020
Writing Test - 2020
- Content and organization (sesuai format dan instruksi yang diberikan, kalimat mengalir dan rapi, setiap paragraf efektif).
- Punctuation, capitalization, and spelling (penggunaan tanda baca, penggunaan huruf besar, dan ejaan).
- Grammar and vocabulary (penggunaan grammar dan kosakata).
Meeting 13 - Writing Test.
Writing Test dikumpulkan PALING LAMBAT TANGGAL 4 April 2020. Mengumpulkan writing test = menghadiri 1 kali perkuliahan.
Petunjuk mengerjakan writing test:
Sebanyak minimal 400 kata (atau minimal 500 karakter), buatlah tulisan dalam Bahasa Inggris yang mencakup tema:
1. Tentang diri anda. Tell about yourself, things that other people might not know about you, your hobbies, everything other people need to know about yourselves.
2. Skills atau keterampilan yang anda miliki. What skill(s) do you have? How do you get that skill? Do you get it through practice or were you born with that skill? What will you do with your skill for the future? Do you think your skill can help you to earn money?
3. Rencana Anda di masa mendatang. Tuliskan tentang mengapa Anda memilih program studi saat ini, dan hal konkrit apa yang akan Anda berikan untuk Universitas Tanjungpura serta kampung halaman atau daerah asal Anda setelah lulus nanti.
Ketik tulisan Anda dengan format:
NAMA LENGKAP
NIM
Fakultas/Prodi/Kelas
(Isi tulisan)
Jumlah kata: .... words.
Contoh terlampir.
Berikut link untuk mengumpulkan tugas writing (klik pada nama masing-masing prodi):
Thursday, 6 February 2020
Thursday, 30 January 2020
Materi MKU Bahasa Inggris
- Saving the planet
- Pronoun
- Damaging Impacts of Plastic
- Social Media
- Parallel Structure
- Adjective and Adverb.
- Speaking Activity
- Listening Answer Form
- Mental Illness
- Customs and Tradition
- The Fight to Vote
- Civil Society
- Taco Night
- American Education System
- Democracy
Friday, 30 March 2018
Pengen Nabung Buat Liburan, Awali Dengan Hemat Listrik di Rumah Yuk
Tuesday, 20 June 2017
Tuesday, 14 March 2017
Hotel Aston Bandung, Solusi Penginapan Strategis di Jantung Kota
Wednesday, 25 January 2017
Jurnal Miss Dini
Setiap tahun ajaran selalu punya cerita. Tahun ajaran 2016/2017 ini merupakan semester ketiga saya mengajar mata kuliah Bahasa Inggris di Universitas Tanjungpura Pontianak. Cerita di semester ini tidak jauh berbeda dari cerita semester-semester sebelumnya. Masih berputar di tema tentang attitude mahasiswa, effort mahasiswa, juga tentunya tipe kecerdasan mahasiswa yang berbeda-beda. Dari 3 semester belakangan, untuk mata kuliah Bahasa Inggris, saya menyimpulkan ada beberapa type mahasiswa: mahasiswa kece, mahasiswa oke, dan mahasiswa oke deh.
Mahasiswa kece, biasanya di kelas cukup aktif, sudah punya basic skill yang baik, either berbekal dari belajar Bahasa Inggris yang serius sejak SD hingga SMA, atau lewat kelas tambahan di lembaga kursus. Mahasiswa kece, ngumpulin tugas selalu on time. Kalo disuruh presentasi di depan kelas, selalu siap sedia. Mahasiswa kece merasa rugi kalo harus absen. Jika terpaksa absen, itu pun karena harus mewakili kampus atau mewakili bangsa ini dalam ajang lomba.
Mahasiswa oke, tak kalah keren dari mahasiswa kece. Mahasiswa oke, punya keunikan yang menarik. Walaupun skill Bahasa Inggris biasa-biasa saja, tapi punya effort yang bikin dosen jadi ga tega ngasih nilai D, apalagi E. Meskipun dirasa berat, tapi tugas tetep beres, nyaris tak pernah absen pada pertemuan di kelas, dan tidak sungkan bertanya ke teman kalau-kalau ada tugas saat kebetulan absen.
Mahasiswa oke deh, hampir sama keren dengan mahasiswa kece dan oke. Dikasih tugas, yaa oke deh. Bisa dikerjakan, bisa juga ditinggalkan begitu saja hiks. Ada yang karena sejak dikenalkan Bahasa Inggris di bangku sekolah sudah alergi sehingga tak bersahabat dengan Bahasa Inggris, ada juga yang abaikan tugas karena sibuk maen game di smartphone masing-masing atau sibuk nyari duit buat bayar semesteran. Walhasil, bila tiba masanya menginput nilai, terkadang dosen *yang seperti saya* harus agak sedikit tega terutama kalau mahasiswanya sama sekali tidak menampakkan itikad untuk menolong diri mereka sendiri sepanjang semester.
Hasil tidak pernah mengkhianati usaha, ya kan?
Seperti yang selalu saya ulang-ulang di status media sosial saya sejak tahun duaribu belum pakai belasan, sejatinya semua siswa/mahasiswa itu cerdas. Kita semua unik. Yang membedakan hanyalah jenis kecerdasan masing-masing, serta MAU dan TIDAK MAU mengembangkan kecerdasan kita. That's it. Sekali lagi, hasil tak pernah mengkhianati usaha. We always get what we deserve. So, just enjoy your score ;)
Tuesday, 2 February 2016
Bukan Pelit Nilai
Friday, 10 April 2015
Vacation Project: A Present to My Dad
Friday, 13 March 2015
To be remembered
Beberapa pekan lalu, saya mendapat kabar yang bikin shock. Salah seorang teman seangkatan saya di kampus, Hardiana, dipanggil Allah dalam usia yang masih muda. Seumuran saya. 27, atill young, no? Perantara ajalnya adalah sakit anemia aplastik dan maag kronis. Berita itu mengingatkan saya bahwa maut tak kenal usia. Kematian tak mensyaratkan kita harus tua dulu. Begitulah.
Hal pertama yang terlintas ketika mendengar kabar beliau telah tiada adalah senyum dan candanya yang khas. Meski kami teman sekelas semasa kuliah, tapi kami bukan teman akrab yang rutin berjumpa dalam kurun waktu tertentu. Tak juga rutin berkirim pesan lewat berbagai aplikasi messenger atau layanan sms. Apalagi berbagi kabar lewat panggilan telepon. Tak pernah. Namun ketika kami berjumpa di kampus, khususnya ketika tak ada lagi proses belajar mengajar rutin seperti di semester -semester awal perkuliahan, Hardiana selalu dengan hangat melontarkan canda dan berbagi tawa riangnya dengan saya. Tak akan pernah saya lupakan.
Maka ketika saya dan teman-teman mendapat kabar duka itu, saya merasa seperti kehilangan teman akrab. Sedih. Tak menyangka. Meski pastilah tak sesedih keluarga dan kawan-kawan akrabnya.
So that is how we remember her. Hardiana yang ceria. Hardiana yang sanggup membuat kami merasa seperti teman akrabnya. You will always be remembered, Hardiana :')
Kelak ketika kita tiada, seperti apakah kita akan diingat? Tak bisa dibuat-buat. Orang-orang akan mengingat kita apa adanya kita. Jadilah diri sendiri. Jadilah yang terbaik dari diri kita sendiri. Bukan semata untuk dikenang orang-orang. Tapi supaya di akhirat sana Allah berikan rahmatNya agar kita bisa berkumpul di syurga bersama mereka yang kita sayangi.
Friday, 20 February 2015
Weblogs as e-portfolio
Wednesday, 18 February 2015
Entry Seven: Never Ending Writing
Self-enticement to delay, till the 17th day of this month which should have been Entry Seventeen of this project, is still the major factor of why ten days have been wasted for nothing. I really thank Allah that I have two great supervisors who never stop insisting me to finish this project. And now this sentence is starting to sound like 'Acknowledgement' section of a paper :lol:
Today, I pull myself to continue writing. So far I've written about 1,000 words of 13,374. I don't know whether or not this kinda project has minimum or maximum words, but I reckon what I am doing today hasn't my best yet. Then I took a break a while, checking my phones that remain silent *because I set them so*, and one SMS was unread in my primary number. I thought it must be from the cell-operator that frequently send messages to the customers. Surprisingly, it wasn't them. It was one of my supervisors, asking whether or not I have finished writing the thesis. It wasn't his first SMS asking the question. And I feel like a student who procrastinate the project for years for receiving that kinda question at that time :'( Feeling sooo guilty *again and again*
Today I really feel grateful to have the SMS. It opened my eyes and got me up, and made me aware that this vacation project denies all the delays. This project deserves to be paid myriad attention from me. I cannot have reason to keep the lazy bones growing in me. This project does have DEADLINE, and I have to make it on time!
I have 24 hours a day. And I think I am to make the half of it to accomplish the project. What about yours?
Thursday, 12 February 2015
Entry Six: Beginner Writer
Monday, 9 February 2015
Entry Five: Vacation Project, Last Day of Online Observation
Saturday, 7 February 2015
Entry Four: Vacation Project, Online Observation Day 2
Thursday, 5 February 2015
Entry Three: Vacation Project - Online Observation Day 1
Wednesday, 4 February 2015
Entry Two: Vacation Project
It's such a big challenge to do this project at this very moment, with so many distractors *which mostly I created myself hiks hiks*. Anyway life must go on. Then I have to force myself to continue this project, and also post this entry two.
So far, I have done with the questionnaires and interview recordings. I have printed them out for the convenience of reading them through. I am now still in progress to divide the text into segments of information, and then collapse the code into themes. Thank God my experience using blog really helps me a lot to sort the things out.
Mostly, the data are in line with the theories I provide in Chapter 2. It should be that way, for sure. Anyway I still need to explore more from Online Observation to triangulate the data. I plan to do it tomorrow.
Okay then. I think I really have to fight myself from any laziness that might provoke me to procrastinate, for last nite I had a dream that one of my lecturer asked me how far I have been doing the project :'((((
So see you tomorrow with next entry.













