dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Friday, 27 December 2013

Coz Everybody's Changing

“Pada akhirnya, kita juga harus merelakan teman-teman yang dulu kita anggap akrab. Some people come as a lesson, and other as a teacher” – Seorang teman akrab.
Seketika saya teringat lirik lagu Keane, Everybody’s Changing. I don’t know what the song is exactly about. But the verse which state: “Everybody’s changing and I don’t feel the same” itu seolah mewakili perasaan saya dan cukup banyak orang di luar sana. It’s true that everybody’s changing, no?

Mengalami dan merasakan perubahan pada diri sendiri, dan pada sebuah hubungan persahabatan, kekerabatan, atau hubungan interaksi apapun yang kita lakoni sebagai makhluk social adalah hal yang niscaya. Tak perlu merasa ekslusif ketika salah seorang teman menjadi berbeda. You are not alone. It’s a common case, man!

Lantas saya teringat lirik lagu Sind3ntosca: “Kini kita melangkah berjauh-jauhan, kau jauhi diriku karena sesuatu…”. There will always be at least a reason behind the change. Baik yang kita ketahui, atau yang hingga kini menjadi misteri. Paling tidak, kita perlu tau bahwasanya dalam hidup ini, ada 3 macam teman yang akan menghampiri: 1. Friends for a reason. 2. Friends for a season. 3. Friends for a lifetime. We ourselves decide which one we are to one person which we count as friend. But one thing for sure, that true friendship isn’t being inseparable. It’s being separated and nothing changes :)



Tapi lantas jangan takut berubah, karena kita memerlukan perubahan itu. A good change, of course. That’s why when someone says “You’ve changed”, it simply means you’ve stopped living your life their way. In a good way. In a better way than they did. Kecuali kalau perubahan yang terjadi bukanlah progress melainkan regress, bolehlah kiranya kita ikut andil memberi masukan. Teman yang baik tak ingin temannya menjadi tidak baik, kan?

This case, just a sudden, boosts me to propose this lovely quote: “I love photos, because the best thing about it is that it never changes even when the person in it does”.

Lewat momen-momen yang pernah kita abadikan dalam bentuk foto, bisa saja kita jadi tersadar, bahwa sebetulnya yang berubah bukanlah orang lain, melainkan diri kita sendiri.


4 comments:

  1. KATA2 DI ATAS BUAT saya hmm, jleb.
    benar juga ya. ;)
    till jannah itu lebih baik.
    btw sahabat berapa sahabatku terhitunglah.. sahabat fillah yang begitu setia.

    ReplyDelete
  2. betul. yang berubah itu kulit yang mengerut nih, hehe

    ReplyDelete
  3. Mungkin karna suatu hal kita bisa berubah..
    CIe cie..

    ReplyDelete

Because sharing is caring