dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Monday, 27 May 2013

Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah


Alhamdulillaah, Sabtu lalu, bersama peserta pengajian BKMT Kecamatan Sekadau Hilir, Aisyiyah, dan Salimah Kabupaten Sekadau, saya mengikuti Pelatihan Fardhu Kifayah, Penyelenggaraan Jenazah. This is my very first time ikut pelatihan penyelenggaraan jenazah, and really such a great dzikrul maut.

Kematian, yang datangnya tidak bisa kita jemput, tak bisa pula kita undang, adalah sebuah rahasia ilahi yang datangnya pasti, sebagaimana Allah firmankan dalam QS Al Anbiya: 35 "Kullu nafsin dzaa iqotul mauut", tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Which means, saat ini sadar atau tidak, kita sedang mengantri, menanti Allah memanggil kita untuk kembali. Maka, sudahkah kita bersiap-siap?

Di pelatihan penyelenggaraan jenazah inilah, para peserta pelatihan diajak oleh ibu Ida Jumiati *yang biasa kami panggil Kak Yan* selaku pemateri, untuk bersiap-siap, baik menghadapi kematian kita sendiri serta kematian orang-orang terdekat kita. Sehingga, ketika misalkan pasangan, anak, atau orang tua kita dipanggil Allah duluan, kita yang masih hidup ini bisa memberikan pengabdian terakhir dengan ikut memandikan, mengafani, dan menyolatkan.

Pada sesi teori pelatihan, kami diberikan beragam ilmu yang berkaitan dengan kematian, antara lain tentang kewajiban-kewajiban muslim terhadap muslim lainnya, adab dan doa ketika menjenguk orang sakit, ciri-ciri husnul khatimah (wafat dengan akhir yang baik), sampai dengan teori penyelenggaraan jenazah. 

Setelah teori, diberikan kesempatan untuk tanya jawab kepada para peserta pelatihan, dan ada buanyak sekali pertanyaan-pertanyaan bagus yang menambah ilmu kami agar ke depan tak ada lagi bid'ah dan khurafat terkait penyelenggaraan jenazah.

Peserta pelatihan, dengan beragam usia dan latar belakang

Peserta pelatihan

Selepas shalat dzuhur dan makan siang, acara dilanjutkan dengan praktek penyelenggaraan jenazah. Berhubung tidak tersedia boneka peraga yang akan dijadikan mayit, maka ibu ketua Pimpinan Daerah Salimah Kabupaten Sekadau menyediakan dirinya menjadi jenazah yang akan dimandikan dan dikafani.

Persiapan kain kafan sebelum jenazah dimandikan
Proses memandikan jenazah
Proses memandikan jenazah
Proses mengafani jenazah
Proses mengafani jenazah
Selesai dikafankan
Praktek Shalat Jenazah

Setelah praktek selesai, kami diberikan tayangan kematian yang husnul khatimah, serta wajah saudara-saudara kami di Palestina, yang In Syaa Allah wafat dalam keadaan syahid. Sungguh, betapa iri hati kami, ingin sekali dikaruniai husnul khotimah jika wafat kelak. 

Semoga melalui pelatihan ini, saya menjadi tak sekedar sering mengingat mati, tapi juga semakin serius mempersiapkan kematian diri, yang entah kapan tibanya, namun pasti akan tiba. Pasti :')


29 comments:

  1. Ehh skrg profesi mandikan mayat sangat dicari, memang bayaran ngk seberapa, tapi tabungan akhirat gemuk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. emangnya yg mandiiin jenazah di bayar ya?? biasanya kan keluarga yg mandiin.

      Delete
  2. Tidak banyak orang yang selalu ingat saat seperti ini, namun apa yang saya lihat hari ini menjadi bekal buat saya, dan kita semau untuk tetap semangat menjalani hidup dan juga ingat akan hidup di masa yang akan datang, kampung terakhir di Akhirat sana. Wallahu alam. Hanya Allah Yang Tahu

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul kang asep.. pengingat juga untuk saya, supaya tidak meninggalkan kesan buruk, tidak membiasakan diri menyakiti hati orang lain lewat tulisan-tulisan saya sebelum berpulang nanti :')

      Delete
  3. ahhhhhhhihohoho.. kok saya merinding ya kak.

    ReplyDelete
  4. semoga bermanfaat acaranya...saya ikut mengambil pelajarannya, bahwa suatu saat kita juga akan seperti itu, jazakillah....

    ReplyDelete
  5. iya Mbak. ini sepele dan sangat2 harian sifatnya. tapi coba aja deh kalo mau, orang yang melaksanakan shalat jenazah dites, pasti doanya banyak yang nggak bisa. itu baru shalat jenazah. nah, kalo mengurus jenazah? saya yakin hanya segelintir saja yang siap melakukannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari kita tes bang zach, sambil belajar banyak :D

      Delete
    2. ini bacaannya pernah di pake buat Ujian Praktek.. aku sempet ngapalin, skrg keknya lupa-lupa ingat >_< .

      Delete
  6. Jadi ingat dengan pelatihan penyelenggaraan jenazah waktu SMA mbak, tidak ada yang mau jadi mayatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya, jd ingat pas SMA ada pentas seni dengan tema mengngat kematian, trs ada adegan mbawa keranda...ehhh..gak jadi deh acara pentas seninya:(

      Delete
  7. Apakabar mbak din? *keluar dari goa persembunyian :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg penting gak keluar dari tahanan, kawan .. :D .
      piss ah.

      Delete
    2. goa selarong pasti. kan pangeran diponorogo

      Delete
  8. rame juga ya mbak, sangat di butuhkan banyak orang nih, apalagi sekarang jarang masyarakat biasa bisa bahkan mau mulasara mayat, kebanyakan yang mengambil peran ustadz atau yai saja,.

    ReplyDelete
  9. wah sangat bermanfaat sekali, acaranya rame banget

    ReplyDelete
  10. wahhh kegiatan yang luar biasa tu mbk....semoga selalu teregenerasi..mbak

    ReplyDelete
  11. Bukan hanya pahalanya yang besar namun ini termasuk pardu kipayah, kalau ada seseorang yang meninggal di suatu desa terus gak ada yang mengurusinya yang kena adalah seluruh desa jadi ini sangatlah penting....
    Niche Blog :)

    ReplyDelete
  12. ini penting banget mbak, banyak orang yg enggan utk memandaikan sampai mengkafani jenazah. meski itu saudara nya

    ReplyDelete
  13. terimakasih atas posting bermanfaat ini. sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. besok dipasang saat main dengan timnas Belanda nggak, Mas Bambang?

      Delete
  14. yang seperti ini yang seharusnya selalu di lakukan masyarakat,,selain itu menjadai kewajiban kita dan hak bagi si jenazah,,yang utama dengan itu kita bisa semakin ingat pada kematian..:)
    semoga ilmunya selau berkah ya :)

    oia aku ada blog baru mampir ke EPICENTRUM
    ya barangkali berminat blogwalking,,makasih :)

    ReplyDelete
  15. wah pelatihan yg sangat bermanfaat , sangat penting dan harus semua org bisa karena kematian itu pasti akan datang pada waktunya



    admin "Variasi Blogger"

    ReplyDelete

Because sharing is caring