dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Tuesday, 13 November 2012

Lubang Berjalan

Beberapa pekan yang lalu, saya dan suami pergi ke Sanggau untuk menghadiri acara aqiqah anaknya abang suami saya. Berhubung belum punya mobil pribadi, maka kami menuju Sanggau pakai sepeda motor. Sesuai dugaan, jalanan yang 'cantik' itu sungguh menggemaskan. Menggemaskan untuk difoto dan dijadikan bahan tulisan di blog. Sekaligus juga, saya ingin menjalankan saran dari Kang Asep Haryono di postingan saya beberapa waktu lalu, Kepada Siapa Harus Mengadu.

Maka, dalam perjalanan pulang dari Sanggau ke Sekadau, saya siap sedia dengan 'senjata' untuk ambil gambar kondisi jalan, yang entah itu jalan kabupaten, jalan provinsi, atau jalan negara. 

Beginilah cerminan infrastruktur Kalbar tahun 2012. 












Teteup..
















Huwaduuuh, kebanyakan kalo saya tampilkan semua fotonya di sini. Kalau mau lihat versi komplitnya, bisa langsung ke album facebook page saya.

See? Kata suami saya, dulu jalannya berlubang, sekarang lubangnya yang berjalan, saking parahnya kerusakan jalan yang entah masuk dalam kategori jalan negara atau jalan provinsi.

Logically, jalanan yang saya foto ini adalah jalan provinsi karena jalan inilah yang akan kita lewati apabila ingin pergi ke Kabupaten Kapuas Hulu, kabupaten terujung di Provinsi Kalimantan Barat. There's no other way.

Dan jalanan yang saya foto di atas itu HANYA SEBAGIAN KONDISI JALAN DI KABUPATEN SANGGAU loh. Kalau mau lebih komplit lagi, sebetulnya jalanan dari Kabupaten Tayan menuju Kabupaten Sanggau juga tak kalah hancur leburnya. Dan jalan itu adalah jalan yang menghubungkan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dengan negara tetangga, Malaysia. Maka, secara logika, artinya jalanan tersebut adalah jalan negara.

Sungguh menyedihkan. Saat Presiden kita dianggap ksatria *sampai dikasih gelar Knight Grand Cross segala* oleh negara lain, kondisi infrastruktur salah satu Provinsi di negara yang ia pimpin justru hancur leburrr. 

Huffff.

Informasi yang suami saya dapat dari salah seorang politisi nasional sih, katanya soal bener-benerin jalan ini memang ada hitung-hitungan politisnya. Jadi, semisal kepala daerahnya berasal dari partai anggota koalisi, maka dana untuk benerin infrastruktur akan lebih mudah turun. And vice versa. Entahlah benar atau tidak. 

Kalaupun benar, benar-benar menyakiti hati kami para rakyat Kalbar yang juga membayar pajak. Dan jika tidak benar, kenapa tindak lanjutnya amat sangat lama sekali? Ah, pemerintah..

Mungkin memang lebih baik kami memisahkan diri saja ya dari Provinsi Kalbar, membentuk Provinsi baru dengan nama baru, dengan alokasi dana yang lebih adil dan merata demi memperbaiki infrastruktur di wilayah kami daripada harus menunggu realisasi janji yang entahlah kapan tiba masanya.

Anyway, ada beberapa poin yang menurut saya, selaku rakyat yang cukup sering melewati jalanan tersebut, perlu diperhatikan:

  • Infrastruktur, jalan yang bertahun-tahun lamanya dibiarkan hancur lebur, harus diperbaiki dengan kualitas perbaikan yang bagus dan tahan lama. Jangan dengan perbaikan yang dalam setahun, rusaknya cepat, diperbaikinya sampai berkali-kali. Proyek?
  • Para oknum yang bertugas di jembatan timbang, jujurlah dalam bekerja. Saya sudah 2 kali melihat sendiri petugas disuap oleh pengendara kendaraan yang overload atau dengan muatan yang berlebihan sehingga kendaraan bisa lewat. Berpotensi menghancur leburkan jalanan juga toh?

Kontainer segeda gaban. Foto via Hidaya Soeryana
  • Pihak-pihak yang mengurusi proyek perbaikan jalan juga harus jujur dalam mengelola anggaran. Jangan menyunat uang rakyat. Akhirat itu ada mas bro!
  • Para decision makers, kalian yang memiliki kekuasaan untuk membuat keputusan terkait perbaikan jalan, buatlah keputusan yang pro rakyat agar bisa segera diimplementasikan keputusan tersebut.

Demikianlah. 

33 comments:

  1. Inilah dokumentasi foto yang terbanyak yang saya lihat dari blognya Miss Syahdini. Bukankah jalur BODOK - SANGGAU sudah bagus ya? Jaman saya ke Sintang kan lewat jalur itu juga, jalanannya masih penuh lubang. Era tahun 2000 kalaw nda salah.

    Wah belum punya mobil pribadi ya. Saya sekeluarga doakan deh agar punya mobil sendiri kelak Aminnnnnnnnnnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. bodok - sanggau udah agak mendingan dibanding yg kemaren2 kang..

      aamiin aamiin..

      Delete
    2. ikut mendoakan Mbak Dini biar cepet punya mobil. dan pas jalannya bagus nanti

      Delete
    3. aamiin.. terimakasih bapak2..

      Delete
  2. buset itu truk ko bisa main akrobat *baca: jungkir balik* yah mbak ._.
    sadis ....

    ReplyDelete
  3. kakakaka sebelas dua belas ama sulawesi deh pokoknya.. Padahal kalimantan dan sulawesi penyumbang hasil bumi terbanyak untuk indonesia, tp jawa mulu yg dibangun..

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah! itu dia! masa kita harus memisahkan diri dari Indonesia hanya gara2 dana hasil bumi kita dipake utk membangun pusat.. ntar dibilang ngambek lagi :))

      Delete
  4. Ya Allah sampai sebegitu parahnya yaa ...
    Itu kalau naik motor pasti rawan selip ... soalnya lumpur bercak dimana-mana, belum lagi jalan rusak ...


    Itu foto yang ada Truk Terguling dibiarin gitu aja kah atau bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, saya sampe nggak sampai hati begini menyaksikan fotonya

      Delete
    2. @Indra, sekarang udah diatasi, waktu itu sempat dibiarin sekitar 1 pekan.. miris yah..

      @Pak zach, sama pak..

      Delete
  5. http://senjahitam.blogspot.com/

    kujungan malam sob di tunggu kunjungan baliknya =))

    ReplyDelete
  6. memperihantinkan melihat kondisi sarana prasana transportasi kita terutama jalan, padahal jalan adalah obyek vital yang banyak dipergunakan masyarakat kita

    ReplyDelete
  7. hai senang bermain disini :)


    ---
    Please visit : JadikanPinter! | UnikBanget! - I will visit back!

    ReplyDelete
  8. astaga, memilukan banget ya mbak, entah apaan kerjanya pemerintah ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. trakhir dapat info, katanya sebentar lagi BARU MAU dibenerin jalannya :)

      Delete
  9. Infrastruktur nya kurang lebih sama ya kaya di kaltim ... semoga aja pemerintah bisa lebih pinter :D

    ReplyDelete
  10. Prihatin sama jalannya Mbak Dini -_-'.. #Pemerintah pemerintah,, ckckck --..

    ReplyDelete
  11. sepertinya ini sudah menjadi isu nasional, jangankan di kalbar, di daerah saya juga masih ada jalan seperti itu..kita memang belum merdeka

    ReplyDelete
  12. nice gan..
    ditunggu di blog ane..

    ReplyDelete
    Replies
    1. apanya gan yg nice? orang jalan ancur lebur gitu kok nice xixixi

      Delete
  13. itu jalan apa kolam ikan ? :O
    ampunn , sama aja sama desaku sob

    ReplyDelete
  14. hehehe pemerintahnya mana nih ?? :D

    ReplyDelete
  15. sudah tak layak itu , membahayakan pengendara, :(

    ReplyDelete
  16. wiw , manteeb ihihi bisa kepleset kalo lewat situ :D

    ReplyDelete

Because sharing is caring