dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Tuesday, 1 May 2012

Agar Selamat dan Tidak Tersesat

Hari Jum'at lalu, Bapak saya dan teman-temannya berangkat ke Melawi untuk keperluan MTQ tingkat Provinsi Kalbar yang tak lama lagi akan digelar. Berhubung untuk nyampai ke Melawi harus melewati Kabupaten Sekadau, maka Bapak dan rombongan pun sekalian mampir ke ruko kami. Dari selepas Isya saya dan suami sudah menanti kehadiran Bapak. Tapi sampai jam 10 malam, rombongan tak kunjung tiba juga.

Ternyata pemirsah, mobil yang membawa rombongan Bapak tersesat sampai ke Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Padahal, untuk menuju ke Kabupaten Melawi tidak bisa melewati kecamatan tersebut. Entah mengapa petang itu bisa tersesat sampe ke sana ._.

2 hal yang membuat saya bingung adalah:
  1. Perjalanan menuju Melawi bukanlah yang pertama kalinya untuk teman bapak yang hari itu menyetir, bukan pula yang pertama kalinya untuk rombongan lain. Masa bisa sesat, duh *tepok jidat*
  2. Ada Jembatan Semuntai dan sebuah tugu yang cukup besar di simpang jalan menuju Kecamatan Mukok yang bisa menjadi penanda. Artinya, kalau mau ke Sekadau, Melawi, Sintang atau Putussibau, kita harus melewati jembatan tersebut.

Alhamdulillah rombongan akhirnya keluar dari kesesatan dan menemukan jalan yang lurus *hatsah, bahasanya yes xixixi*. Itupun setelah tanya-tanya ke penduduk yang kenal jalan.

Well, well.

Dari cerita tersesatnya Bapak dan rombongan malam itu, saya dan suami mengambil hikmahnya: Seterang benderang apapun petunjuk yang tampak di depan mata, jika kita lalai dan tak teliti memperhatikan, tersesatlah kita".

Hikmah ini pun sudah Allah Subhanahu Wata'ala firmankan dalam: 

"....Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun."

"Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".
Shadaqallhul'adziim. Maha Benar Allah dengan Segala FirmanNya.

Jadiiiii pemirsah, agar dalam hidup ini kita senantiasa selamat dan tidak tersesat mencapai JannahNya, hendaklah kita semaksimal mungkin membuka hati agar hidayah Allah terus masuk. Dan yang terpenting, berusaha sekuat tenaga untuk mematuhi 'rambu-rambu' yang telah dibuat. Wallahualam.


Gambar ilustrasi di atas boleh disebarkan :D

*Notes: Tentang hidayah dan kesesatan, bisa teman-teman baca di wordpress saya :)

13 comments:

  1. hooh.. itulah perlunya seorang yang ahli dalam memimpin, karena kalau tidak ahli tunggulah kehancurannya *eh opo iki komennya, gajebrot :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepat itu, pemimpin memang harus ahli heheh.

      Delete
  2. Replies
    1. Akakakakak. No komeng ah :p

      Delete
  3. ya, sangat pas naqli yang dirujuk. memang yang penting di jalan pun kita harus patuh. tak hanya di jalan kan, di manapun ternyata.

    ReplyDelete
  4. ya, sangat pas naqli yang dirujuk. memang yang penting di jalan pun kita harus patuh. tak hanya di jalan kan, di manapun ternyata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @pak zachlaff, demikianlah pak :)

      Delete
  5. aku pengen menuju jalan cahaya itu :)

    ReplyDelete
  6. Kunjungan silaturahmi sobat. Salam kenal.

    ReplyDelete
  7. bukan pertama kalinya ya, hmmm, kita tak luput dari salah dan dosa ya, hmmmm ... lagi, hihhiy, wew :D

    ReplyDelete

Because sharing is caring