dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Wednesday, 12 January 2011

Undangan pernikahan saya

Wah, sepertinya antusias betul ya begitu baca judul postingan saya kali ini hehe. Well, it's not yet the time to do press release of my wedding officially. Saya hanya pengen berbagi kisah, betapa ribetnya walimah masa kini.


Sebetulnya, ini adalah postingan di blog saya di era 2009, tepatnya tulisan yang saya publish pada 7 Desember 2009. Jika berkenan, silahkan membaca :)


Nah, yang saya kasih bold dan underline adalah undangan. Akan saya paparkan di bagian ini saja, yang memang belakangan sedang membuat saya cukup pusing.


Sungguh luar biasa pusing saat harus berbagi jatah undangan dengan orang tua *yang terdiri dari Bapak dan Ibu*, dan Bapak serta Ibu saya adalah 2 macam orang tua yang temennya buanyak. Yang kalo anaknya nikah trus ga diundang, maka orang akan memberi teguran: "Teganya ga ngundang2".


Maka, dibuatlah list orang-orang yang akan diundang. Bapak saya sekian ratus, Ibu saya sekian ratus, saya sekian ratus, dia sekian ratus, keluarga kami sekian ratus. Oh yeah.


Ya, begitulah temanteman. Semoga temanteman yang bersedia membaca tulisan ini paham maksud dan tujuan saya merilis tulisan ini.


Masa belum paham? Oh baiklah. Saya merilis tulisan ini supaya teman-teman bersedia diundangan via facebook hehehe. Bagi saya, di era digital ini, undangan via facebook untuk beberapa teman dekat di dunia maya *apalagi yang bersedia baca tulisan saya sampai selesai* sama sekali tidak mengurangi makna pertemanan kita, tak kalah terhormatnya dengan yang diundang dengan kartu undangan *yang bagi beberapa orang, kartu undangan itu toh akhirnya berakhir di keranjang sampah, kecuali kalo hobi koleksi kartu undangan atau kalau design undangan saya cukup oke untuk disimpan hehe*.


Gitu deh temeeeen. Makasih thanks a bunch syukron jazakumullah ya sudah bersedia membaca dan memahami maksud saya :D

No comments:

Post a Comment

Because sharing is caring