dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Tuesday, 17 March 2009

Komunikasi efektif


Oke, sedetik setelah saya menuliskan judul postingan ini, saya menghela nafas panjang. Mood saya yang sudah dengan berhasil terbangun sepanjang hari ini, terpaksa menurun garagara ngebaca shoutbox yang ada di blog ESA. Saya jadi inget sama postingan saya yang di sini, sebuah postingan yang feel saya waktu itu sama rasanya seperti malam ini: KESAL.

Pyuuwh... betapa ingin meledakledak saja rasanya malam ini. *sigh*.



Serius, saya agak sedikit heran dengan ulah adik saya tercinta itu. Why should you post it in the shoutbox? Menimbulkan kesan saya sama sekali ga peduli sama kegiatan yang sekarang lagi diadain aja. Ya Ampun. Is it possible I put no care at all to an event which I was the Project Manager? Is it my destiny to make the organization in which I involve to shame on the 'D' day? Sure I won't. Duh, dah sejak jauhjauh hari berusaha menaruh prasangka baik, segala macem bentuk positive thinking berusaha saya tanamkan ke kepala saya, tapi kenapa malah kamu sendiri yang seakan memaksa saya menciptakan prasangka negatif itu?

Well, well. Komunikasi efektif memang perlu. Dan saya pun mengirimi sms, dan sms saya dibales, dan saya yakin saya ga perlu memaparkan isi sms saya di sini.

Anyway, malem ini saya mau tidak mau mengingat percakapan saya dengan dosen saya. Bahwa memilih pemimpin, usahakan jangan yang arogan. Bahasan itu muncul karena tar lagi dah mau mubes ESA. Saya sampe hari ini masih penasaraaaaan banged, siapa ya yang selanjutnya akan jadi ketua ESA? Yeah, siapapun orangnya, semoga saja bisa benarbenar sanggup membawa ESA lebih baik, punya jati diri, semua harapan terbaik deh untuk ESA.

Satu hal terpenting juga. Saya sangat berharap ketua ESA berikutnya adalah sosok yang bisa berkomunikasi dengan baik, tanpa harus memunculkan kesan orang laen seakan ga peduli sama sekali dengan organisasi. Amien. Bantu doa ya, temanteman.

1 comment:

Because sharing is caring